Serangan Udara Terjadi di Yaman Menewaskan 13 Warga 4 Diantaranya Anak-Anak
Share0
Serangan Udara Terjadi di Provinsi Yaman Menewaskan 13, Diantaranya Anak-Anak
Serangan udara terjadi di Provinsi Saada atau Yaman yang dikabarkan telah menewaskan hingga 13 orang termasuk diantaranya ada anak-anak yang meninggal juga. Dalam informasi yang dilansir melalui AFP yang dikatakan 13 warga sipil tersebut tewas pada tanggal (15/6) kemarin yang merupakan waktu setempat.
Dalam informasi yang didapatkan dilengkapi dengan seorang
direktur Save the Children bernama Xavier Joubert melalui informasi yang
disampaikan ke AFP pada hari Selasa (16/6/2020) bahwa dirinya telah
mengetahuinya ada kematian 13 warga sipil yang termasuk empat diantaranya
adalah anak-anak yang ada di Yaman.
Dalam informasi tersebut dari laporan tahunan perserikatan bangsa-bangsa yang baru saja diterbitkan. Namun sayangnya terjadinya zona konflik yang disebutkan adanya jumlah korban akibat perperangan yang turun sejak bulan Maret 2019.
Peristiwa Penyerangan yang ada di Yaman Mengakibatkan 13 Warga Sipil Diantaranya Anak-Anak Telah Meninggal
Karena hal tersebut PBB menuduh bahwa kedua belah pihak
terkait telah bertempur, Sehingga baiknya koalisi maupun bagian pemberontak itu
Huthi itu telah melakukan kejahatan dalam peperangan tersebut. Disampaikan oleh
Joubert tentunya hal tersebut sangat ironi serhingga membuat kabar sedih atas
penyerangan tersebut.
Dalam laporan yang didapatkan pada hari ini tentunya PBB
terkait anak-anak namun juga pada konflik senjata terbit. Selain itu Oxfarm
serta organisasi internasional lainnya juga termasuk bersama tim dewan
Pengungsi Norwegia atau yang disingkat NRC juga telah mengutuk atas penyerangan
yang terjadi pada kemarin hari.




